Pola Flag: Probabilitas Tinggi Dan Mudah Dikenali

409

Pola flag atau pola bendera adalah pola formasi candlestick yang sering terbentuk dan mudah dikenali. Pola ini sering kali muncul ketika kondisi trend sedang kuat, dan mengisyaratkan penerusan arah trend. Ada dua jenis pola flag yaitu bullish flag dan bearish flag. Menurut Thomas Bulkowski, penulis buku terkenal ‘Encyclopedia of Chart Patterns’, trading dengan pola ini biasanya memiliki probabilitas tinggi dengan risk/reward ratio yang memadai. Pada artikel ini dicontohkan bagaimana membuka posisi trading ketika terbentuk pola bullish flag.

Terbentuknya pola flag biasanya didahului oleh kenaikan harga yang tajam (untuk uptrend) atau penurunan harga yang tajam (untuk downtrend). Dari perilaku pergerakan pasar biasanya akan terjadi koreksi setelah kenaikan atau penurunan yang tajam karena aksi profit taking mereka yang telah masuk posisi sebelum terjadi lonjakan, sementara koreksi tersebut tidak berlangsung lama karena diimbangi oleh mereka yang baru membuka posisi trading setelah tahu harga bergerak naik atau turun dengan tajam.

Berikut contoh pola bullish flag:

Tampak pada gambar diatas harga naik dengan tajam sebelum terkoreksi dan membentuk pola bendera bullish (bullish flag). Dalam pola bullish flag seperti itu selisih antara level harga terendah ketika mulai bullish dan harga tertinggi sebelum terkoreksi disebut dengan flagpole atau tiang bendera. Pola bullish flag membentuk down channel dengan garis resistance yang merupakan batas atas bendera dan garis support yang juga batas bawah bendera.

Contoh Trading Dengan Pola Bullish Flag

Berikut contoh setting trading dengan pola bullish flag pada GBP/USD 4-hour. A adalah level terendah sebelum harga mulai bergerak naik dengan tajam dan B adalah level tertinggi sebelum harga mulai terkoreksi. Selisih antara A dan B adalah flagpole.

Karena pola flag mengisyaratkan penerusan trend, maka antisipasi kita adalah entry buy setelah harga break batas atas bendera atau garis resistance dari down channel. Untuk menghindari false break (kesalahan breakout), kita entry ketika harga telah benar-benar menembus level resistance terdekat. Stop loss ditentukan pada level terendah sebelumnya yang masih didalam down channel. Level target (limit) minimal disetting dengan risk/reward ratio 1:1 pada level C (limit-1), atau maksimal setinggi tiang bendera (flagpole). Dalam contoh diatas level target setinggi flagpole menghasilkan risk/reward ratio sekitar 1 : 2.35 atau di sekitar level D (limit-2).

Belum memiliki akun FBS ingin mencoba trading di FBS !